SEHAT: “Terapi Isapan Ikan Nilem dI Taman Wisata Matahari (TWM)”

Oleh:
Agus H. Tjakrawidjaja

Kolam Ceria dan manfaatnya

Jenis ikan nilem (Oseochilus vittatus) sangat istimewa untuk Terapi, terbukti dari pendapat para pengguna terapi yang selalu mengatakan ”jenis ini lebih mantap isapan mulutnya” dibanding dengan jenis lain yang pernah mereka coba pada terapi sebelumnya. Istimewa karena jenis ikan ini punya banyak kelebihan dibanding ikan terapi lainnya yang banyak dipakai di mal-mal, spa dan hotel-hotel, kelebihan tersebut diantaranya: ikan berukuran sedang, mulunya tidak bergigi, melainkan dengan bibir yang berupa lipatan-lipatan kulit berumbai-rumbai, dengan jonjot-jonjot ototnya elastis, anatomi mulut ikan demikian sangat berguna untuk mengisap-ngisap bagian tubuh kita yang terendam air, karena sentuhan mulutnya yang mungil dan halus dengan sedotannya yang begitu mantap dan mampu menyentuh simpul-simpul syaraf tubuh kita.

Ikan ini bersifat herbivora (pemakan tumbuhan) tidak galak dan jinak bisa bersahabat dengan manusia, bisa ditebar di kolam secara masal. Jadi ikan nilem adalah jenis ikan terapi terbaik dan aman.
Menurut hasil wawancara dengan pengguna terapi ini, bahwa terapi ikan nilem (
Osteochilus vittatus) selain lebih mantap dan dasyat dibanding dengan ikan terapi lainnya, juga manfaatnya terasa langsung pada saat selesai terapi, sehingga tidak heran pengguna begitu selesai terapi biasanya akan selalu mengatakan ”enak nih kaki dan badan menjadi enteng dan segar”, begitu juga tentunya dengan bagian-bagian tubuh lainnya seperti kepala setelah diterapi akan terasa enteng dan segar.

Kondisi obeyektif yang ada memang demikian adanya, manfaat terasa langsung, pada saat diterapi pengguna juga merasa bergembira dengan tertawa-tawa, dapat bersosialisasi, bersenda gurau dengan sesama pengguna selama diterapi dan terasa rileks menjalaninya.
Disinyalir
Enzim Dithranol (Anthralin) yang dikeluarkan dari mulut ikan ini, bermanfaat selain membantu proses pengelupasan kulit mati secara alami, terapi ikan ini juga berguna untuk menghambat pertumbuhan kulit yang terlalu cepat, meningkatkan kelembaban kulit, memperlancar sirkulasi darah, mengurangi dan mengaburkan bekas luka, membantu peremajaan kulit, membuat kulit lebih halus dan bersih.

Ikan-ikan ini akan melepaskan enzim dari mulut mereka yang sekaligus membuat kulit terasa lebih lembut juga mencegah pertumbuhan kulit yang tak sehat. Kali pertama orang menyelupkan kaki ke dalam kolam berisi kumpulan ikan ini, akan memberikan sensasi menggelitik, karena sentuhan mulut-mulut ikan akan tepat mampu mengenai simpul-simpul syarap, hingga menimbulkan rasa senang yang bisa mengenyahkan stres sesaat sambil menikmati udara segar pegunungan yang dapat menenangkan pikiran. Ditambah lagi hisapan-hisapan ”Dokter. Fish” (begitu ikan-ikan ini bisa juga diberi nama demikian) ini bisa memberikan “micromassage” di kulit bagian atas.
Selain itu, isapan ikan tersebut juga untuk melepaskan kulit mati di sekitar telapak dan jari-jari kaki, serta di bagian lainya. Terapi ikan ini dipercaya oleh sebagian masyarakat dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Bagi mereka yang punya bekas luka di telapak kaki sangat baik, karena kulit mati yang warnanya agak menghitam itu akan lepas oleh isapan ikan (asal jangan luka baru/ atau infeksi). Lainnya terapi ikan dapat untuk merelaksasi otot dan mengendurkan urat syaraf, sehingga tidak heran manakala saatnya tidur, tidur kita betul-betul bisa dibuat nyenyak/pulas dan begitu bangun tidur badan akan terasa langsung segar.
Jenis ikan ini juga isapan mulutnya dapat menciptakan “micro pelling effect” yang berfungsi selain membersihkan sel-sel kulit mati, juga akan merangsang pertumbuhan kulit baru sehingga kulit lebih halus dan elastis. Selain memperbaharui kulit dan memperlancar peredaran darah, ikan nilem juga akan “menstimulasi titik titik akupunktur” yang akan membuat sistem syaraf jadi lebih rileks. Di Kabupaten Kuningan terapi ikan ini dipercaya oleh sebagian masyarakat dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit, sehingga setiap akhir pekan pengunjung ketempat wisata terapi ikan tersebut padat pengunjung datang dari berbagai pelosok dari luar kota dan luar pulau hanya untuk terapi ikan..

Terapi ikan atau juga “Fish Pedicure” ini lebih menyenangkan ketimbang pedikur biasa karena ikan-ikan ini mengangkat kulit-kulit mati tanpa rasa sakit. Sementara pedikur biasa akan mengikis kulit dengan alat yang jika dilakukan terlalu keras bisa mengikis kulit barunya, hingga timbul luka. Bentuk ikan yang kecil-kecil mampu menjangkau daerah-daerah di sela-sela kaki, seperti di antara jari dan daerah pinggir kuku, sehingga lebih tuntas. Fish Pedicure pun tak menggunakan obat-obatan kimia, sehingga aman untuk kulit, bahkan untuk bayi dan anak kecil sealipun. Menyegarkan dan membersihkan bagian tubuh yang diterapi, menyembuhkan pegal-linu atau rematik, dan banyak lagi manfaatnya.

Kelebihan-kelebihan dari terapi ikan ini selain manfaatnya yang begitu penting dan tentu akan berdampak signifikan akan banyaknya orang yang memerlukan atau berkepentingan, juga karena isapan ikan ini bersifat sensasional maka umumnya , membuat orang penasaran untuk mencobanya, namun setelah mencoba kebanyakan menjadi ketagihan untuk kembali diterapi, dengan berbagai alasan, mulai dari karena kesenangan sampai dengan demi memelihara kesehatan dan pengobatan (AHT: 2010).

Popularity: 28% [?]

Lihat Artikel Lainnya:

  1. SEHAT: “Model Terapi Ikan Nilem (Osteochilus hasseltii) di Taman Wisata Matahari (TWM)”

2 Responses to "SEHAT: “Terapi Isapan Ikan Nilem dI Taman Wisata Matahari (TWM)”"

  • Bayu says:
  • ikantera says:
Leave a Comment